SELAMAT DATANG

Membaca Adalah Jendela Dunia

Sabtu, 01 Desember 2012

Lidah Merupakan Kunci keselamatan

Sautu ketika ada seorang anak mengembala kambing, dia sangat rajin setiap hari selalu membawa kambingnya ke tempat pengembalaan yang tidak jauh dari desanya.
Tidak seperti biasanya Suatu hari dia ingin sekali keluar untuk mengembala dan mengolok-ngolok ahlul quro ( penduduk desa ). Dengan seeokor kambingnya Lantas dia bertiak dengan sangat keras “addi’bu- addi’bu-“ ( srigala-srigala). Mendengar teriakan,  dengan tergesa-gesa penduduk desa keluar untuk menolong anak tersebut. Akan tetapi mereka tidak menemukan satu srigalapun disana kemudian merekapun kembali. Pada keesokan harinya dengan asyik anak tersebut mengembala kambingnya datanglah srigala yang sesunggnya. Dia takut dan berteriak yang kedua kalinya “dengan nada yang sangat keras “addi’bu- addi’bu-“ ( srigala-srigala). Terdengar oleh penduduk namun, mereka menyangka bahwa anak tersebut mengolok-ngolok sebagaimana yang dilakukan pertama kali, penduduk tersebut tidak menghiraukan lagi akan teriakannya.
Tidak butuh lama kemudian srigala itu menyerang kambing – kambingnya, karena kebohongannya yang pertama penduduk desa tidak lantas segera datang untuk menolongnya mereka sudah tidak percaya kepada teriakan yang kedua, namun merekapun datang untuk menolongnya tapi sudah terlambat.
            Terkadang berkata itu memang mudah tapi yang benar itu yang susah, lidah memang tidak bertulang tapi ia tajam ibarat pisau yang mematikan. Maka gunakanlah lidahmu dengan baik dan benar, sebagaimana dalam nuzuz dikatatan “salamatul insan fi hifdil lisan” ( keselamatan manusia terletak didalam menjaga lisannya/lidahnya) dikatakan juga “ man hafara hufratan waqo’a fiiha” ( barang siapa menggali lubang, ia sendiri terpelosok ke dalamnya. berhati-hatilah shabat....!!!
El-faqir moh hendri                                                                           
  01-12-12

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar